Berbagai Jenis Triplek Dengan Karakteristiknya Tersendiri
Hal itu bukan tanpa alasan, karena triplek tersedia kedalam berbagai ukuran serta harganya yang relatif lebih murah.
Triplek terdiri dari lembaran-lembaran vinir yang biasanya terdapat 3 sampai 5 lapisan.
Disisi lain, ia memiliki arah serat sebagai face dan core yang saling tegak lurus, sedangkan antar lembaran vinirnya berperan sebagai face saling sejajar.
Menariknya lagi, triplek juga terdiri dari berbagai jenis dengan karakateristik yang berbeda-beda lho.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai jenis-jenis triplek, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
5 Jenis Triplek Paling Umum Digunakan
1. Multiplex
Multiplex menjadi salah satu jenis triplek yang paling umum digunakan untuk kebutuhan konstruksi, entah itu dijadikan plafon maupun panel dinding.Multiplex terbuat dari kumpulan lembaran veneer kayu yang ditekan dan diikat menjadi satu bagian solid.
Biasanya proses penempelan Multiplex akan dilakukan dengan melawan arah serat, yang bertujuan untuk membentuk ikatan.
Spesifikasi Multiplex akan dinilai dari beberapa aspek, mulai dari ketebalan, kerekatan, serta proses pemadatan veneer.
Multiplex terdiri dari beberapa lapisan venner kayu yang umumnya berjumlah tiga lapis.
Pada masing-masing tipe Multiplex mempunyai tingkat ketahanan yang berbeda-beda. Ya, semakin tebal ukurannya, maka akan semakin kuat pula daya tahan dari Multiplex tersebut.
Baca juga: Berikut Harga Kayu Untuk Bangunan di Bandung
2. Triplek Plywood
Jenis plywood atau “kayu lapis”, dimana ia berupa lembaran-lembaran irisan kayu tipis bertumpuk hingga mencapai ketebalan tertentu.Lembaran kayu tipis tersebut nantinya akan disatukan dengan menggunakan lem khusus, kemudian diolah menggunakan mesin sehingga membentuk lembaran papan.
Terdapat juga berbagai macam kayu yang dapat digunakan untuk dijadikan panel plywood, entah itu kayu keras maupun kayu yang bertekstur lunak.
Menurut informasi yang didapat, kekuatan utama pada plywodd ini ada di bagian serat yang tegak lurus.
Apabila lembar pertamanya berserat horizontal, maka lembar diatas seratnya adalah vertikal, kemudian diatasnya lagi berserat horizotal dan seterusnya.
Dengan kata lain, pada setiap lapisan kayu akan dipasang berselang-seling serat kayunya.
Hasilnya, pola seperti itu akan membuat teksturnya tampak kaku dan kokoh bagi susunan lembar-lembar kayu untuk menahan beban serta memperlambat masalah keretakkan.
Umumnya, satu lembar plywood terdiri dari lapisan kayu dalam jumlah ganjil.
Itu artinya, jika lapisan paling bawah seratnya adalah horizontal, maka serat yang paling atasnya adalah vertikal.
Namun, ada juga beberapa plywood yang lapisan terluarnya berupa kayu dengan serat bagus.
Nah, jenis plywood seperti inilah yang paling banyak digunakan untuk finishing transparan.
3. Partikel Board
Partikel Board merupakan sebuah produk kayu olahan yang terbuat dari bahan limbah kayu.Adapun proses pembuatannya yang dilakukan dengan cara dipanaskan dan di press, sehingga terbentuklah lembaran atau lempengan yang menyerupai kayu.
Agar tahan terhadap perubahan cuaca dan serangan rayap, biasanya Partikel Board ini akan diberi lapisan Wax.
Setelah resin, maka bahan kimia dan serbuk kayu akan dijadikan satu sehingga teksturnya menjadi padat.
Disisi lain, bobot dari Partikel Board juga akan di ratakan agar papannya terasa lebih ringan.
Itu sebabnya, mengapa produk Partikel Board tidak mampu menahan beban yang terlalu berat Biasanya partikel board kerap dijadikan untuk pembuatan berbagai jenis furniture, seperti meja, lemari, hingga pelapis lantai.
4. Teak Block
Teak block merupakan sejenis triplek yang bahan dasarnya terbuat dari serbuk kayu jati.Ya, serbuk kayu
tersebut akan diolah dan di press sedemikian rupa hingga berbentuk
lembaran-lembaran kayu.
Dalam penggunaannya, Teak block biasa digunakan sebagai
bahan flooring desain lantai atau dijadikan sebagai pelapis papan kayu.
Meski ukurannya cukup tipis, namun Teak block ini sudah terbukti memiliki daya tahan yang cukup bagus.
Tak hanya itu, Teakblock juga memiliki tingkat keindahan yang begitu khas sehingga dapat meningkatkan nilai estetika pada hunian.
Baca juga: 3 Jenis Lantai Kayu Jati
5. Blockboard
Jenis triplek berikutnya yang menarik untuk dibahas, yakni berupa blockboard.Blockboard terdiri dari potongan kayu kecil dengan ukuran 4 hingga 5 cm, yang kemudian akan dipadatkan menjadi lembaran papan.
Potongan kayu yang digukanan harus memiliki tekstur lunak. Adapun mengenai ketebalan blockboard yang terbagi lagi menjadi dua bagian, yakni ketebalan 15 mm dan 18 mm.
Sedangkan ukuran panjang dan lebarnya sekitar 240 cm x 120 cm, yang mirip dengan ukuran tripleks.
Jenis olahan kayu yang satu ini memang
banyak diminati untuk bahan baku pembuatan lemari dan rak.
Mengingat blockboard terbuat dari bahan kayu bertekstur
lunak, tentu saja daya tahannya pun tidaklah terlalu kuat.
Itu sebabnya, mengapa harga blockboard lebih murah jika dibandingkan dengan harga triplek lainnya.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis triplek untuk kebutuhan bangunan dan furniture.